MAROS, liputan47.com — Konsultan Hukum Sekolah Alam Darul Istiqomah (SADIQ) dan Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI), Alfian Palaguna, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Maros, Intelkam Polda Sulawesi Selatan, serta Kodim 1422/Maros atas dukungan pengamanan kegiatan Launching SPIDI Makkah yang berlangsung di Balai Prajurit Manunggal, Makassar, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Alfian, dukungan dan pengamanan dari aparat menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, terutama karena melibatkan ratusan siswa dan siswi yang melakukan perjalanan dari Kabupaten Maros menuju Kota Makassar.
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 1.500 peserta. Di antaranya, 750 siswa Sekolah Alam Darul Istiqomah (SADIQ) dan 360 siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI), beserta unsur pendamping lainnya.
Sebanyak 360 siswi SPIDI diberangkatkan dari lingkungan sekolah di Maros menuju Makassar sekitar pukul 07.00 WITA dengan menggunakan sembilan unit bus dan 10 minibus. Sementara itu, para siswa SADIQ berangkat bersama orang tua masing-masing.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pihak sekolah sekaligus menegaskan pentingnya jaminan keamanan, ketertiban, dan kelancaran mobilitas peserta didik dalam mengikuti kegiatan pendidikan.
Apresiasi Pengamanan dan Perlindungan Hak Pendidikan
Alfian menyampaikan, keberhasilan kegiatan tersebut patut disyukuri. Namun, ia berharap pengamanan terhadap aktivitas pendidikan dapat terus dilakukan secara konsisten, terutama di tengah persoalan perintangan akses jalan yang sebelumnya melibatkan pihak Istiqamah Maros.
Ia menyinggung peristiwa pada 2 Oktober 2026, ketika sejumlah siswi SPIDI dilaporkan mengalami penghadangan bus hingga harus berjalan kaki sejauh kurang lebih satu kilometer.
Menurutnya, peristiwa tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar persoalan antar pihak tidak berdampak pada keselamatan, kenyamanan, dan hak peserta didik dalam memperoleh pendidikan.
“ Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Maros, Bapak Dandim 1422/Maros, jajaran Intelkam Polda Sulsel, serta seluruh personel yang telah mendukung pengawalan dan pengamanan kegiatan Launching SPIDI Makkah sehingga dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Alfian.
Ia menegaskan, pengamanan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus melindungi hak anak bangsa untuk memperoleh pendidikan tanpa gangguan.
Berharap Kejadian Serupa Tidak Terulang
Lebih lanjut, Alfian berharap seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi, penyelesaian persoalan secara bijaksana, serta penghormatan terhadap kepentingan peserta didik.
Menurutnya, perbedaan kepentingan atau persoalan antar pihak semestinya tidak sampai menghambat akses pendidikan maupun menempatkan siswa dalam situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan mereka.
Dengan suksesnya pelaksanaan Launching SPIDI Makkah, Alfian kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berkontribusi menjaga situasi tetap kondusif.
Ia berharap sinergi aparat keamanan, pihak sekolah, dan masyarakat terus terjaga sehingga kegiatan pendidikan dapat berlangsung aman dan lancar, serta peristiwa perintangan akses jalan pada 2 Oktober 2026 menjadi pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Tim Jurnalis














