MAROS, liputan47.com – Wakapolres Maros, Kompol Andi Asdar, Amd., hadir sebagai Inspektur Upacara (Irup) di SMA Negeri 1 Maros, Kecamatan Turikale, Senin (19/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan penting kepada para pelajar agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), serta aksi tawuran antarpelajar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan melalui Program Kapolri Polidik (Polisi Peduli Pendidikan), sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, kesadaran hukum, dan karakter positif kepada generasi muda.
Di hadapan para siswa dan tenaga pendidik, Kompol Andi Asdar menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus menjaga diri dari berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Ia mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan cita-cita, merusak kehidupan sosial, hingga menjerat penggunanya dalam persoalan hukum.
Selain itu, Wakapolres turut mengajak para siswa untuk menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, setiap pelajar harus saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari intimidasi.
Tak kalah penting, para pelajar juga diimbau untuk menjauhi tawuran dan tidak mudah terpancing emosi maupun provokasi, termasuk informasi yang beredar di media sosial. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah, bukan dengan kekerasan.
“Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua, menghormati guru, menaati aturan, serta menjaga nama baik sekolah. Jangan sampai masa depan kalian rusak karena narkoba, bullying, maupun tawuran,” demikian pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran Wakapolres Maros di lingkungan sekolah diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan tenaga pendidik dalam membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.
Melalui edukasi ini, Polres Maros menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membina generasi penerus bangsa.
Dengan menjauhi narkoba, menolak perundungan, dan menghindari tawuran, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, berakhlak baik, serta mampu membawa masa depan bangsa ke arah yang lebih baik.
Tim Jurnalis














