Revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Capai 40 Persen, Tujuh Ruang Belajar dan Tiga Gedung Baru Dibangun

banner 120x600

KORMOMOLIN, TANIMBAR, liputan47.com — Proses revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 40 persen, mencakup rehabilitasi tujuh ruang belajar serta pembangunan tiga gedung baru, masing-masing ruang OSIS, ruang Bimbingan dan Konseling (BK), serta ruang UKS.

Program revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung proses pembelajaran bagi siswa dan tenaga pendidik di wilayah Kepulauan Tanimbar.

Secara administratif, SMAN 11 Kepulauan Tanimbar berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku. Sementara koordinasi di tingkat kabupaten dilakukan melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dalam pelaksanaan revitalisasi, panitia penyelenggara dibentuk untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, ketentuan dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Panitia memiliki tugas melakukan pengawasan, berkoordinasi dengan konsultan serta penanggung jawab pelaksana pekerjaan, sekaligus melaporkan perkembangan pekerjaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dan pihak terkait di tingkat kabupaten secara berjenjang.

Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar, Martina S. Keljombar, S.Pd., menyampaikan bahwa program revitalisasi tersebut sangat dinantikan oleh siswa maupun tenaga pendidik.

Menurutnya, rehabilitasi tujuh ruang belajar dan pembangunan tiga gedung baru diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang lebih nyaman, aman dan optimal.

“Saya selaku penanggung jawab tetap akan mengawasi ketat kelanjutan pekerjaan revitalisasi ini. Saya juga akan mendorong panitia dan para tukang untuk bekerja dengan tekun demi penyelesaian pekerjaan sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Martina.

Ia menambahkan, keberhasilan program revitalisasi tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, baik sekolah, panitia pelaksana, kontraktor, konsultan maupun pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Saat ini, pekerjaan rehabilitasi tujuh ruang belajar dan pembangunan tiga gedung baru masih terus dikebut di lapangan. Pengawasan dilakukan secara langsung oleh panitia pelaksana dengan berkoordinasi bersama kepala sekolah, konsultan serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah tersebut. Pemerintah daerah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku diharapkan terus memberikan dukungan agar seluruh proses pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.

“Dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, saya yakin dan percaya Program Revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Tahun 2026 dapat terselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” tutupnya.

Jurnalis: Nik. Kaf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *