Reses di Lorwembun, Andreas Taborat Ajak Warga Tanam dan Pelihara 5–10 Pohon di Setiap Kebun

banner 120x600

KORMOMOLIN, liputan47.com – Anggota DPRD Provinsi Maluku, Andreas J.W. Taborat, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Desa Lorwembun, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Andreas Taborat untuk bertemu langsung dengan konstituen sekaligus menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait kebutuhan pembangunan di desa.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi dan persoalan yang diharapkan dapat diperjuangkan melalui DPRD Provinsi Maluku. Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain penyediaan air bersih, bantuan pembangunan Gereja dan Pastoran baru, pembangunan jalan tani sepanjang 1 kilometer, serta pembangunan talud penahan banjir sepanjang 500 meter.

Andreas Taborat menyampaikan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung dan perjuangkan sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran yang ada,” ujar Andreas.

Ajak Warga Jaga Hutan

Selain menyerap aspirasi pembangunan, Andreas Taborat juga memberikan perhatian serius terhadap kelestarian lingkungan, khususnya keberadaan hutan di wilayah Tanimbar.

Ia mengajak masyarakat Desa Lorwembun untuk tidak hanya membuka lahan pertanian, tetapi juga tetap menjaga dan memelihara pohon-pohon yang berada di kawasan perkebunan masyarakat.

Andreas mengimbau agar setiap kali masyarakat membuka lahan kebun baru, pohon-pohon besar yang masih berdiri tidak ditebang seluruhnya. Ia mendorong setiap pemilik kebun untuk memelihara sedikitnya 5 hingga 10 pohon di dalam areal perkebunan.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut merupakan bentuk nyata masyarakat dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan memastikan kelestarian hutan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

“Ketika membuka lahan baru, jangan semua pohon ditebang. Minimal 5 sampai 10 pohon harus tetap dipelihara. Ini penting untuk menjaga kelestarian hutan dan keberlangsungan hidup generasi kita,” tegas Andreas.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai dampak yang dapat ditimbulkan apabila hutan terus mengalami kerusakan dan menjadi gundul. Salah satunya adalah berkurangnya ketersediaan sumber air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Karena itu, Andreas meminta warga untuk menghindari pembakaran hutan secara sembarangan dan bersama-sama menjaga kawasan hutan dari aktivitas yang dapat merusak lingkungan.

Sebagai anak negeri Tanimbar, Andreas menegaskan dirinya memiliki komitmen kuat untuk ikut menjaga kelestarian alam di daerah tersebut.

Ia bahkan menyatakan dengan tegas akan mengutuk siapa pun yang dengan sengaja melakukan perusakan hutan di wilayah Tanimbar.

Aspirasi Masyarakat Harus Berujung Program Nyata

Reses merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Melalui kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat dapat disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat.

Andreas berharap aspirasi yang dihimpun dari Desa Lorwembun dan Kecamatan Kormomolin tidak berhenti pada penyampaian semata, tetapi dapat diperjuangkan menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Warga Desa Lorwembun menyambut baik pelaksanaan reses tersebut dan berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti melalui program pembangunan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Lorwembun beserta perangkat desa, Pastor Paroki St. Yosep Lorwembun RD Fery Jamlean Pr., Ketua BPD beserta perangkat, para tua adat, serta ketua-ketua organisasi kategorial lainnya.

Dengan turun langsung menyapa masyarakat di Desa Lorwembun, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat desa maupun Kecamatan Kormomolin dapat menjadi perhatian dan diperjuangkan oleh DPRD Provinsi Maluku pada masa sidang mendatang.

Jurnalis: Nik. Kaf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *