MAROS, liputan47.com — Antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Maros mendapat perhatian serius dari jajaran Polres Maros.
Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H., bahkan turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi antrean yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan.
Bukan sekadar memantau, kehadiran Kapolres bersama jajaran pejabat utama Polres Maros juga untuk memastikan situasi tetap aman, tertib dan kondusif, sekaligus mengantisipasi agar antrean kendaraan tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Di sejumlah SPBU, kendaraan tampak mengantre cukup panjang untuk mendapatkan BBM. Kondisi tersebut mendapat pengawasan petugas kepolisian yang diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Melalui Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad, S.Sos., M.H., kepolisian mengimbau masyarakat yang sedang mengantre agar tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami turun langsung untuk memastikan situasi di lapangan tetap aman, tertib dan kondusif. Personel kami juga terus melakukan pengaturan agar antrean kendaraan tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar AKP Ahmad, Sabtu (12/9/2026).
Polres Maros memastikan pemantauan akan terus dilakukan di sejumlah SPBU, terutama lokasi yang mengalami peningkatan volume antrean kendaraan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat kepolisian terhadap situasi yang berkembang di tengah masyarakat. Selain menjaga keamanan, personel juga diarahkan untuk memastikan kendaraan yang mengantre tidak menyebabkan kemacetan maupun mengganggu pengguna jalan lainnya.
Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpancing situasi dan tetap menjaga ketertiban selama proses pengisian BBM berlangsung.
Dengan kehadiran petugas di lapangan, diharapkan aktivitas pengisian BBM dapat berjalan lancar, antrean tetap terkendali, serta keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Maros tetap terjaga.
Tim Jurnalis














