MAROS,liputan47.com – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengikuti Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui video conference (Vicon) yang dipusatkan di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung serentak di 43 titik di seluruh Indonesia.
Di Sulawesi Selatan, Pangdam XIV/Hasanuddin mengikuti Vicon sekaligus melaksanakan panen raya di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros. Desa tersebut memiliki lahan baku sawah seluas 336 hektare, dengan sekitar 75 hektare memasuki masa panen menggunakan varietas padi Inpari 32/MR yang dikelola oleh 13 kelompok tani, Jumat (17/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pangdam menyerahkan secara simbolis 70 paket sembako kepada masyarakat serta lima unit traktor roda empat bantuan dari Kementerian Pertanian kepada kelompok tani. Ia juga ikut memanen padi bersama unsur Forkopimda Kabupaten Maros dan para petani sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
Mayjen TNI Bangun Nawoko mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang tetap mengikuti panen raya hingga menjelang malam.
“Luar biasa antusiasme masyarakat dalam panen raya ini. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi TNI dan Kementerian Pertanian untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Di Desa Bonto Tallasa, sekitar dua pertiga wilayahnya merupakan lahan persawahan dengan produktivitas mencapai 5,5 hingga 6 ton per hektare. Selain panen, hari ini juga kami menyalurkan lima unit traktor roda empat dan 70 paket sembako sebagai bentuk dukungan kepada para petani,” ujar Pangdam.
Pangdam juga menegaskan bahwa Sulawesi Selatan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan dukungan produksi beras yang melimpah dan infrastruktur yang memadai. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Kementerian Pertanian, Bulog, pemerintah daerah, dan para petani.
“Hingga Semester I tahun 2026, penyerapan beras di Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 75 persen dari target. Bulog telah menyiapkan harga pembelian gabah yang menguntungkan petani, sementara kapasitas gudang masih sangat mencukupi untuk menampung hasil panen hingga November mendatang. Babinsa juga terus mendampingi petani, mulai dari pengaturan irigasi, distribusi pupuk, mendukung program cetak sawah, hingga membantu Bulog dalam penyerapan gabah. Sinergi inilah yang menjadi kunci menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.
Tim Jurnalis














