Kepulauan Tanimbar, liputan47.com – Pemerintah bersama masyarakat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peletakan batu pertama program revitalisasi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar di Desa Bukjalim, Kecamatan Kormomolin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (1/8/2026).
Program revitalisasi tersebut meliputi pembangunan tiga ruang kelas baru serta rehabilitasi tujuh ruang belajar sebagai bagian dari Program Revitalisasi SMA Tahun 2026 yang didanai pemerintah dengan nilai anggaran sebesar Rp1.755.544.000. Pekerjaan pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari kalender.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Thomas Mariam, S.Pd., Camat Kormomolin Johanis Angwarmase, S.H., Kapolsek Kormomolin IPDA I Gede Hendra B. Arimbawa, Pengawas Pendidikan Provinsi Maluku Martina Kelbulan, S.Pd., Kepala Desa Alusi Bukjalim Josep Angwarmase, Pastor Paroki Santo Yosep Lorwembun RD. Fery Jamlean, Pr., Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Martina S. Keljombar, S.Pd., para tokoh adat, tokoh masyarakat, komite sekolah, dewan guru, serta para siswa.
Dalam sambutannya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Thomas Mariam, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Maluku atas dukungan terhadap peningkatan sarana pendidikan di daerah.
Ia menilai bantuan revitalisasi tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
“Kami berharap hadirnya ruang belajar baru ini dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran, mengurangi kepadatan rombongan belajar, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kormomolin Johanis Angwarmase, S.H., menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga besar SMAN 11 Kepulauan Tanimbar atas dimulainya pembangunan tersebut.
Menurutnya, peletakan batu pertama menjadi momentum penting bagi sekolah untuk terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mampu bersaing dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Momentum ini menjadi awal bagi SMAN 11 Kepulauan Tanimbar untuk terus berbenah sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan dan melahirkan generasi yang siap bersaing di masa depan, khususnya di Kecamatan Kormomolin,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Kepala SMAN 11 Kepulauan Tanimbar Martina S. Keljombar, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya bantuan revitalisasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa selama ini sekolah masih menghadapi keterbatasan ruang kelas yang berdampak pada pelaksanaan proses belajar mengajar.
“Dengan adanya pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang belajar ini, kami optimistis kualitas pembelajaran akan semakin meningkat sehingga mampu melahirkan lulusan yang berprestasi dan berdaya saing,” ungkapnya.
Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan doa pemberkatan yang dipimpin Pastor Paroki Santo Yosep Lorwembun, RD. Fery Jamlean, Pr., kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan revitalisasi pembangunan sebagai tanda dimulainya pekerjaan fisik. Melalui program revitalisasi ini, diharapkan SMAN 11 Kepulauan Tanimbar memiliki sarana dan prasarana yang semakin memadai sehingga mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas serta memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Jurnalis Nikander














