MAROS, liputan47.com — Ancaman kebakaran rumah, lahan, dan hutan selama musim kemarau menjadi perhatian serius Polres Maros. Untuk mencegah kejadian meluas, Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H., menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya kebakaran serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti personel Polres Maros, khususnya para Bhabinkamtibmas yang berada di tengah masyarakat. Mereka aktif menyambangi warga di desa dan kelurahan untuk memberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran sejak dini.
Edukasi yang disampaikan tidak hanya menyasar potensi karhutla, tetapi juga risiko kebakaran rumah dan lingkungan. Warga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, tidak membakar sampah tanpa pengawasan, serta memastikan kondisi instalasi listrik di rumah tetap aman.
Kapolres Maros menegaskan, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk mengantisipasi dampak yang jauh lebih besar akibat kebakaran.
“Saya menginstruksikan seluruh jajaran agar terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran dan karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, periksa instalasi listrik secara berkala, hindari membakar sampah sembarangan, dan segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini,” tegas AKBP Devi Sujana, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Terlebih pada musim kemarau, kondisi lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad mengatakan, sosialisasi dilakukan secara masif dengan berbagai metode. Selain sambang dan penyuluhan langsung kepada warga, jajaran kepolisian juga memanfaatkan leaflet, pemasangan spanduk imbauan, hingga media sosial untuk memperluas penyebaran informasi.
“Polres Maros mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran maupun karhutla. Kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan bersama,” ujarnya.
Polres Maros juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan api sekecil apa pun. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Melalui langkah preventif dan kolaborasi bersama masyarakat, Polres Maros berharap potensi kebakaran maupun karhutla di Kabupaten Maros dapat ditekan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keselamatan warga, keamanan lingkungan, dan kelestarian hutan di tengah musim kemarau.
Tim Jurnalis














