Gubernur Kaltara dan PWI Sulsel Perkuat Sinergi Pers Kawal Pembangunan

banner 120x600

TANJUNG SELOR, liputan47.com — Peran pers dalam mengawal pembangunan dan menjaga kepercayaan publik menjadi salah satu topik utama dalam audiensi jajaran Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (10/9/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog mengenai masa depan pers di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital.

Gubernur Zainal menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai pemerintah daerah dan media memiliki ruang kolaborasi yang luas untuk menghadirkan informasi publik yang berkualitas, mendidik, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Melalui karya jurnalistik yang profesional, objektif, dan membangun, setiap informasi mengenai progres pembangunan dapat tersampaikan secara optimal kepada masyarakat,” ujar Zainal.

Mantan Wakapolda Kaltara itu menegaskan, media massa memiliki posisi penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, pemberitaan yang presisi, berimbang, dan bertanggung jawab dinilai dapat mendorong terciptanya pemahaman publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Menurut Zainal, hubungan pemerintah dan pers tidak semestinya hanya dipandang sebagai kemitraan kelembagaan. Lebih dari itu, keduanya memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan ruang informasi yang sehat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Ia pun mengajak insan pers untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka, transparan, dan saling menghormati, sembari tetap menjunjung tinggi profesionalisme serta independensi jurnalistik.

PWI Sulsel Sampaikan Rencana Pengukuhan Pengurus

Dalam kesempatan tersebut, rombongan PWI Sulsel turut menyampaikan rencana pengukuhan Pengurus PWI Sulsel periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di Hotel Claro Makassar.

Rombongan PWI Sulsel dipimpin Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulsel, Dr. H. M. Dahlan Abubakar, M.Hum. Dahlan merupakan wartawan senior, Tokoh Pers versi Dewan Pers, sekaligus mantan Pemimpin Redaksi Harian Pedoman Rakyat Makassar.

Saat ini, Dahlan juga memimpin media online Pedomanrakyat.co.id. Di luar aktivitas jurnalistik, ia dikenal sebagai penulis produktif dengan lebih dari 100 karya buku dan memiliki rekam jejak panjang dalam bidang kepenulisan serta literasi.

Ketua PWI Sulsel, Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, yang juga menjabat Staf Ahli Menteri Pertanian Amran Sulaiman, berhalangan hadir dalam audiensi tersebut. Ia diwakili Bendahara PWI Sulsel, James Wehantouw, yang juga menjabat Direktur Utama PT Pedoman Rakyat Utama.

Turut hadir Muh. Thalib Ramadhan (Ramzi), anggota Dewan Redaksi sekaligus Manajer Iklan Media Online Pedomanrakyat.co.id.

Tantangan Pers di Tengah Ledakan Informasi Digital

Dialog antara Gubernur Kaltara dan jajaran PWI Sulsel juga menyinggung tantangan dunia jurnalistik di tengah derasnya arus digitalisasi.

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat media dituntut semakin cepat beradaptasi, tanpa mengorbankan akurasi dan kualitas pemberitaan. Di tengah maraknya informasi yang beredar di ruang digital, budaya literasi dan kemampuan masyarakat memilah informasi menjadi semakin penting.

Karena itu, pers dinilai memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap berdasarkan fakta, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ekosistem informasi yang sehat membutuhkan peran semua pihak. Pemerintah membutuhkan media sebagai salah satu sarana penyampaian informasi publik, sementara pers menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang jujur, akurat, dan berimbang.

Silaturahmi di Rumah Jabatan Gubernur Kaltara tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa pers bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga memiliki kontribusi strategis dalam mendorong pembangunan dan membangun kepercayaan publik.

Dengan mengedepankan profesionalisme, kualitas jurnalistik, budaya literasi, serta semangat kolaborasi, pemerintah dan insan pers diharapkan mampu menghadirkan informasi yang mencerahkan sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

Menutup pertemuan, Gubernur Zainal yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1982 menyampaikan salam hangat kepada Ketua PWI Sulsel Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom, serta seluruh jajaran pengurus PWI Sulsel yang akan dikukuhkan pada 17 Oktober 2026.

Pengukuhan tersebut dijadwalkan dilakukan oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, di Makassar.

Tim Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *