Anniversary ke-8 Kiwal Garuda Hitam Maros: Solid, Militan dan Terus Mengabdi untuk Masyarakat

banner 120x600

MAROS, liputan47.com – Momentum Anniversary ke-8 MPC Kiwal Garuda Hitam (KGH) Kabupaten Maros berlangsung penuh semangat, kekeluargaan dan kebersamaan di kawasan Wisata Alam Bantimurung, Minggu (23/8/2026).

Perayaan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maros, H. Suwardi, yang hadir mewakili Bupati Maros. Turut hadir jajaran Kejaksaan Negeri Maros, Camat Bantimurung, Kapolsek Bantimurung, Danramil Bantimurung, Ketua Umum Kiwal Garuda Hitam Indonesia Erwin Nurdin beserta jajaran, para Ketua MPC Kiwal Garuda Hitam se-Sulawesi Selatan, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Maros.

Sebanyak 13 PAC Kiwal Garuda Hitam se-Kabupaten Maros juga turut hadir dan mengambil bagian dalam perayaan tersebut. Kehadiran seluruh kader menjadi gambaran kuatnya solidaritas dan kekompakan keluarga besar Kiwal Garuda Hitam dalam menjaga eksistensi organisasi di Kabupaten Maros.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Maros, H. Suwardi menyampaikan apresiasi atas perjalanan Kiwal Garuda Hitam Maros yang kini telah memasuki usia ke-8.

Ia berharap Kiwal Garuda Hitam semakin dewasa dalam berorganisasi, terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, serta mampu membangun sinergitas dengan pemerintah daerah.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Maros mengapresiasi Anniversary ke-8 Kiwal Garuda Hitam. Semoga Kiwal semakin solid, semakin dewasa dalam berorganisasi dan terus bersinergi dengan pemerintah dalam membantu masyarakat serta menjaga kondusivitas Kabupaten Maros,” ujar H. Suwardi.

H. Suwardi juga mengajak seluruh kader untuk senantiasa menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi dan menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat.

Ketua MPC Maros: Delapan Tahun Penuh Perjuangan

Ketua MPC Kiwal Garuda Hitam Kabupaten Maros, Andi Baso Mannanring, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan bangganya melihat perjalanan organisasi hingga mampu bertahan dan berkembang selama delapan tahun.

Dengan penuh haru, ia menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan, kebersamaan dan perjuangan seluruh kader.

“Dengan penuh rasa haru dan bangga, saya bisa berdiri sampai di titik ini karena saudara-saudari Ki yang selalu berdiri bersama saya. Kerja keras dan kader yang militan adalah kekuatan kita,” ungkap Andi Baso.

Menurutnya, perjalanan selama delapan tahun merupakan proses panjang yang dibangun melalui kebersamaan dan loyalitas seluruh kader.

Ketum Kiwal: Jangan Jadi Tameng, Harus Jadi Mitra Pemerintah

Sementara itu, Ketua Umum Kiwal Garuda Hitam Indonesia, Erwin Nurdin, menegaskan bahwa kehadiran para kader dalam Anniversary ke-8 merupakan bentuk kecintaan dan panggilan jiwa terhadap organisasi.

“Kita hadir di sini adalah panggilan jiwa. Kita telah meninggalkan rumah dan pekerjaan karena kecintaan kita semua pada Kiwal. Di usia delapan tahun, Kiwal di Maros ini sudah generasi ketiga dan baru bisa terwujud,” katanya.

Erwin menekankan pentingnya melahirkan kader-kader yang militan sekaligus memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar organisasi tidak hanya dijadikan sebagai tameng, tetapi harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan.

“Kita harus merekrut kader yang militan. Jangan hanya menjadikan ormas Kiwal sebagai tameng. Ayo berkolaborasi dan membantu pemerintah dalam pembangunan kemasyarakatan,” tegasnya.

Diawali Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis

Sebelum memasuki acara inti, MPC Kiwal Garuda Hitam Kabupaten Maros terlebih dahulu menggelar aksi sosial berupa donor darah dan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Rumah Sakit La Palaloi dan tim Puskesmas Simbang.

Aksi sosial ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Kiwal Garuda Hitam terhadap masyarakat. Keberadaan organisasi tidak hanya berfokus pada kegiatan internal, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

Potong Tumpeng, Simbol Syukur Delapan Tahun

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara inti dan pemotongan nasi tumpeng yang disiapkan oleh masing-masing PAC Kiwal Garuda Hitam se-Kabupaten Maros.

Pemotongan nasi tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Kiwal Garuda Hitam Maros selama delapan tahun sekaligus menjadi momentum untuk semakin mempererat tali persaudaraan antar kader.

Acara Anniversary ke-8 kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh jajaran Kiwal Garuda Hitam, tamu undangan dan organisasi kemasyarakatan yang hadir.

Delapan tahun perjalanan Kiwal Garuda Hitam Maros diharapkan menjadi pijakan untuk terus memperkuat solidaritas, meningkatkan militansi kader, memperluas sinergitas dan semakin meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

Tim Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *